Jangan Lupa, Atasi Kepikunan

KEPIKUNAN memang biasanya dialami oleh orang lanjut usia (lansia). Tak heran bila terkadang nenek atau bahkan ibu Anda lupa memanggil nama anak-anaknya. Tapi jangan salah. Kaum pria pun bisa tergrogoti kepikunan. Malah bisa lebih dahsyat. Lihat saja hasil penelitian berikut.

Menurut penelitian di Sistem Kesehatan Henry Ford (HFHS), sejalan dengan meningkatnya usia, otak pria menyusut lebih cepat dibandingkan dengan otak wanita. Penyusutan berkaitan dengan penuaan itu terjadi di bagian otak depan dan tengah yang berperan pada aktivitas berpikir, merencanakan, dan mengingat. Nah, kan.

Susahnya, bila itu sudah Anda alami di usia masih muda. Atau otak Anda mengalami penuaan dini. Gejala awal penuaan dini sel-sel otak antara lain susah mengingat kembali sesuatu, mudah lupa, atau dementia (kehilangan organik fungsi intelektual). Bila tidak segera diatasi akan mempercepat kepikunan otak, serta munculnya penyakit Parkinson atau Alzheimer. Kalau demikian, Anda mesti rajin-rajin datang ke dokter.

Namun, umumnya, masalah penuaan otak merupakan proses alamiah yang akan dilalui setiap makhluk hidup. Jadi tak perlu begitu dirisauklan. Meski begitu, tak ada salahnya bila dicarikan cara untuk mencegah terjadinya penuaan dini sel-sel otak. Berikut tips yang bisa diterapkan untuk memperpanjang umur dan mencegah penuaan dini.

Pertama, Berpikirlah positif, rasional, objektif dan rileks. Hal itu perlu dilatih dan diterapkan dalam menghadapi atau memandang sesuatu. Dengan begitu, konsekuensinya Anda harus membuang jauh-jauh pikiran negatif, emosional dan subjektif. Pikiran semacam itu bisa menimbulkan distress dan merusak kesehatan.

Kedua, optimalkan kerja intelektual. Dengan begitu otak akan menghasilkan berbagai pemikiran inovatif, produktif dan bermanfaat bagi kemaslahatan manusia dan lingkungannya. Pemikiran demikian akan berumur lebih panjang dari usia otak secara fisik. Membaca misalnya, merupakan salah satu ‘’olah raga’’ otak yang bagus.

Ketiga, mengatur diet atau pola makan bergizi seimbang. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi beragam makanan, sayuran dan buah-buahan segar dapat mencegah penuaan dini dan memperbaiki kemampuan kognitif otak. Di samping tentu saja menyehatkan tubuh. Efek positif konsumsi sayur dan buah segar pada sel otak itu berasal dari beragam zat gizi yang terkandung di dalamnya.

Manfaat mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar tidak hanya menyehatkan tubuh, mencegah penyakit degeneratif, tetapi juga dapat menyegarkan sel-sel otak, memperbaiki fungsi-fungsinya, serta melindunginya dari keganasan senyawa radikal bebas yang sangat merusak sel-sel otak. Dengan kata lain, banyak makan sayur dan buah-buahan segar akan mencegah dan menunda penuaan dini sel-sel otak.

Nah, jangan lupa lagi, ya.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: