Install Distro Linux Secara Manual

Pada dasarnya, Linux bisa dilakukan instalasi secara manual. walaupun itu pada setiap distro Linux, telah menyediakan sistem installer sendiri, untuk memudahkan dalam pemasangannya ke komputer.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni :
-> Sumber penyalinan, bisa dari LiveCD atau LiveDVD atau dari partisi lain atau folder lainnya.
-> Dilakukan dalam lingkungan ROOT.
-> Adanya Boot Loader, LILO atau GRUB.
-> Bisa dilakukan CHROOT.
-> Folder dibuat sendiri : /dev, /proc, /sys
-> File konfigurasi yang di-edit : /etc/fstab, /etc/mtab
-> Penggunaan perintah penyalinan folder : cp -a
-> Tool Manajemen Partisi : GParted atau cfdisk
-> Text Editor : vim atau nano.

1. Silahkan jalankan LiveCD atau LiveDVD Distro Linux, atau sedang berada pada lingkungan sistem suatu Distro Linux, bisa apa saja atau varian apa saja.

2. Kemudian masuklah kedalam lingkungan command line, pada terminal, silahkan masuk sebagai ROOT.
#sudo su

atau bisa dengan
#su

yang diikuti dengan pengisian password default dari distro linux tersebut.

dan cobalah masuk ke / .
#cd /

3. Lalu pastikan juga, partisi yang dituju, telah ter-mount. atau telah ada. Jika belum ada partisinya atau ingin membuat baru, bisa menggunakan GParted atau cfdisk. Bila belum di-mount, silahkan lakukan dahulu :
#mount -o rw /dev/sda5 /mnt/sda5
perintah ini menunjukkan bahwa, suatu partisi sda5, akan di mount ke folder /mnt/sda5

4. saatnya melakukan penyalinan folder. yakni semua folder dan file, yang ada pada / . kecuali folder /dev, /proc, dan /sys, yang jangan ikut di-copy. ketiga folder itu, nanti cukup dibikin folder sendiri saja, pada /mnt/sda5/ .
misalkan proses penyalinan bisa menggunakan perintah :
#cp -a usr /mnt/sda5/

silahkan lakukan semuanya, satu per satu. sampai selesai.

5. Bila langkah diatas telah dilakukan semuanya, kemudian buatlah folder /dev, /proc, /sys
#mkdir /mnt/sda5/dev/
#mkdir /mnt/sda5/proc/
#mkdir /mnt/sda5/sys/

6. jika sudah, saatnya melakukan konfigurasi ulang, pada file /etc/fstab dan file /etc/mtab . pastikan nanti path partisi sesuai dengan /dev/sda5/ .

7. Kemudian langkah terakhir, adalah masuk ke lingkungan sistem linux yang telah kita salin tersebut.
#sudo mount –bind /dev/ /mnt/sda5/dev/
#sudo chroot /mnt/sda5/
#mount -t proc none /proc
#mount -t sysfs none /sys
# export HOME=/root
# export LC_ALL=C

bila berhasil, maka saatnya menciptakan boot loader :
#grub-install /dev/sda5
#update-grub

bila di distro linux itu, adanya LILO :
#liloconfig
#lilo -v

jika sudah berhasil semua, saatnya :
# umount /proc
# umount /sys
# exit
# sudo umount /mnt/sda5/dev/

Kemudian restart komputer.
Bila tidak ada kesalahan, maka distro linux hasil salin kita secara manual, sudah bisa dinikmati.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: