Archive for December, 2009

REMASTER LINUX KNOPPIX 3.3

[Artikel ini juga masuk pada majalah NeoTek, Edisi 2005].

Pada dasarnya, “Remaster” adalah memodifikasi untuk membuat turunan distro baru. Dalam hal ini berbasis LINUX Knoppix.

Penulis telah mencoba me-remaster LINUX KNOPPIX 3.3 menjadi LINUX BIASAWAE. Meskipun begitu anda dapat mencoba cara berikut ini untuk me-remaster KNOPPIX dari versi terbaru. Insya Allah berhasil. Selamat Mencoba 😉 .

Berikut hal – hal yang dibutuhkan:

  • Sebuah CD KNOPPIX
  • Hardware (Min 300MHz, 64 RAM)
  • 4 GB space pada hardisk & 1 GB untuk SWAP
  • CD ROM
  • CDR/RW-ROM (untuk membakar file iso ke cd)
  • CD Blank

Proses Remastering Knoppix

1. Boot komputer dengan cd knoppix

Anda dapat masuk ke dalam mode GUI atau konsol. Jika ingin masuk ke dalam mode GUI, cukup tekan enter pertanyaan “boot : “. Tapi bila anda ingin masuk ke dalam mode konsole, ketikkan saja “knoppix 2” kemudian tekan enter. Semua proses nantinya dilakukan pada area “command line”.

2. Siapkan partisi dengan fdisk, cfdisk atau partition magic.

Yakni dua partisi, satu untuk “/” dan satu lagi untuk “swap”.

Format partisi tersebut, misal :

#mkfs -t ext3 /dev/hdXX

(XX menunjukkan nomor hardisk dan partisi anda).

Contoh : hda1, hda5, . . . dll.

Format partisi swap dengan perintah :

#mkswap /dev/hdXX

3. Mount partisi yang akan anda gunakan.

#mount -o rw /dev/hdXX /mnt/hdXX

4. Buat direktori yang dibutuhkan, antara lain:

#mkdir /mnt/hdXX/lnx

#mkdir /mnt/hdXX/lnx/source

#mkdir /mnt/hdXX/lnx/source/KNOPPIX

#mkdir /mnt/hdXX/lnx/master

#mkdir /mnt/hdXX/lnx/master/KNOPPIX

5. Salin semua file KNOPPIX ke direktori yang telah anda buat:

#cp -Rp /KNOPPIX/* /mnt/hdXX/lnx/source/KNOPPIX

6. Sekarang salin semua file yang ada pada /cdrom ke /mnt/hdXX/lnx/master, kecuali sebuah file KNOPPIX yang berukuran besar.

#cp /cdrom /mnt/hdXX/lnx/master/

7. Setelah semua file yang dibutuhkan tersalin, masuk sebagai root baru ke direktori KNOPPIX pada partisi yang telah di-mount (chroot)

#chroot /mnt/hdXX/source/KNOPPIX

#mount -t proc /proc proc

Pada proses ini anda dapat mengkustomisasi paket-paket yang ada pada knoppix dan mengkonfigurasi ulang.Gunakan program-program seperti dpkg dan apt-get untuk memudahkan anda.

#apt-get remove namapaket

untuk menghapus paket

#apt-get install namapaket

untuk menginstal paket.

#apt-get clean

untuk menghapus paket yang telah didownload.

#deborphan

untuk melihat daftar paket yang tidak memiliki keterkaitan sehingga dapat kita hapus.

#deborphan | xargs apt-get -s -y remove

menghapus langsung paket yang tidak memiliki keterkaitan.

8. Mengubah background :

/usr/local/lib/knoppix.jpg merupakan default untuk knoppix, jika ingin diubah anda tinggal me-replace background lama dengan gambar yang anda inginkan.

9. Modifikasi Boot Screen

Untuk memodifikasi boot screen, salin boot.img dari direktori KNOPPIX pada cd.

#cp /KNOPPIX/boot.img /mnt/hdXX

Buat direktori image pada /mnt/hdXX

#mkdir /mnt/hdXX/image

Mount image dengan perintah:

# mount -t msdos -o loop /mnt/hdXX/boot.img /mnt/hdXX/image

Sekarang pindah ke direktori image, di sana anda akan menemukan beberapa file yang dapat anda modifikasi.

logo.16 merupakan gambar yang ditampilkan ketika knoppix booting. Untuk mengganti logo ini anda harus memiliki gambar berformat png dengan resolusi 640*400 16 warna.

Lakukan perintah berikut pada gambar anda.

(di sini saya memilki gambar dengan nama logo.png)

#pngtopnm <logo.png >logo.pnm

#ppmtolss16 <logo.pnm >logo.16

#cp logo.16 /mnt/hdXX/image/logo.16

Setelah selesai, tes hasilnya dangan menyalinnya ke disket dengan perintah:

#dd if=boot.img of=/dev/fd0

Jika proses booting dapat berjalan sesuai dengan yang anda inginkan maka anda telah berhasil. Ganti file boot.img yang lama dengan boot.img yang ini.

10.  Modifikasi Menu KDE

– Salin konfigurasi XF86Config-4 :

#cp /etc/X11/XF86Config-4 /mnt/hdXX/lnx/source/KNOPPIX/etc/X11/

– Hapus isi dari /home/knoppix :

#rm -rf /home/knoppix/*

– Salin semua isi dari /etc/skel/ ke home/knoppix:

#cp -Rp /etc/skel/* /home/knoppix

– Ubah owner menjadi knoppix.knoppix:

#chown -R knoppix.knoppix /home/knoppix

– Masuk sebagai user knoppix :

#su – knoppix

– Jalankan startx

– Di lingkungan X Window anda bisa melakukan perubahan / penambahan menu melalui perintah: kmenuedit

– Jika selesai, Logout dan kita akan kembali ke console lagi

– Salin kembali dari /home/knoppix ke /etc/skel, Jangan lupa owner /etc/skel adalah root 🙂

11.  Setelah semua usai anda harus meng-umount proc :

#umount /proc

Ketik exit atau tekan ctrl+D untuk keluar dari lingkungan chroot

12.  Hapus file .rr_moved, .bash_history, tmp file, .dan yg lainnya

#rm -rf /mnt/hdb2/knx/source/KNOPPIX/.rr_moved


13.  Buat iso file

Lakukan perintah berikut :

#mkisofs -R -U -V “biasawae filesystem” -P “linux biasawae” -hide-rr-moved -cacheinodes-no-bak -pad /mnt/hdXX/lnx/source/KNOPPIX | nice -5 /usr/bin/create_compressed_fs – 65536 > /mnt/hdXX/lnx/master/KNOPPIX/KNOPPIX


14.  Jika sudah selesai, lanjutkan dengan pembuatan cd image.

#cd /mnt/hdXX/lnx/master

#mkisofs -pad -l -r -J -v -V “biasawae” -b KNOPPIX/boot.img -c KNOPPIX/boot.cat -hiderr-moved -o /mnt/hdXX/biasawae.iso /mnt/hdXX/lnx/master


15. Anda akan menemukan file iso yang siap di-burn pada:

/mnt/hdXX/biasawae.iso


16. Burn file iso dengan perintah:

#cdrecord dev=0,0,0 speed=10 biasawae.iso

Atau menggunakan program lain seperti K3B, NERO, . . . dll.

17. Re-master telah berhasil, anda dapat langsung mencobanya.

Salam biasawae 😉 .

***Kendal (Jawa Tengah), 2005.

Advertisements

Leave a comment

Orang Tua Bukanlah BANK, Apalagi. . . dst

“Ayo cepat berangkat, nanti kesiangan lho!”, ujar seorang bapak kepada anaknya. Setelah selesai menikmati sarapan paginya, sang anak menjawab, “uang bensinnya mana ?”. Hal ini merupakan hal biasa yang dilakukan oleh orang tua dan anak pada setiap harinya. Orang tua akan membantu segala kebutuhan anaknya untuk sekolah, dari alat – alat tulis, seragam sekolah, uang SPP sampai dengan sangu. Dengan asumsi seperti ini, orang tua telah memberikan “segalanya” demi kemajuan dan semangat si anak. Tapi apakah hal ini sudah benar ?. Berikut kita lihat dari sudut pandang si anak.

Berangkat sekolah tiap pagi, lalu terkadang pulang sampai sore jika ada les atau pelajaran tambahan. Bila tidak ada tugas, sepulang di rumah masih bisa menyempatkan diri untuk bermain dengan teman. Tapi bila tugas cukup menumpuk, biasanya sikap otoriter orang tua mulai bergerak. Tidak ada waktu sela untuk bermain. Kami pun manut saja, asalkan uang saku tetap atau minta tambahan biar lebih terpacu prestasinya. Atau malah kami bisa memanfaatkan orang tua dengan alasan bayar ini – bayar itu. Kami menyadari orang tua itu mencari uang banting tulang, tapi terkadang saat kami pulang sekolah dan masih lelah, serta orang tua pun sama barusan pulang kerja, biasanya kami hanya disuruh – suruh ini dan itu. Laksana raja dan ratu di rumah. Dan kami hanyalah seorang budak pendidikan, karena sikap inilah, terkadang kami akhirnya berpikir, sekolah hanya untuk uang. Malah terkadang orang tua sampai memberikan tekanan yang berujung iming – iming, misalkan hadiah bila prestasinya sesuai yang diinginkan orang tua. Ini memberikan tekanan batin yang cukup berat dan entah berantah hasilnya. Akibatnya, kami hanya tahu sekolah saja dan kami tidak tahu hal lain. Bagaimana nanti kami kerja bila wawasan hanya sekolah saja?

Meskipun begitu, orang tua punya landasan pemikiran tersendiri. Kami sebagai orang tua, punya hak untuk mengarahkan anak – anak dalam penggapaian cita – cita. Mulai dari menyiapkan dana pendidikan sampai dengan sekolah – sekolah unggulan yang nantinya akan ditapaki oleh sang anak. Ini bukanlah hal mudah, sebab semakin tinggi tingkat pendidikan, biayanya pun semakin besar. Untuk itu, terkadang kami harus mempunyai pendapatan ekstra agar mencukupi semua itu. Tugas seorang anak hanyalah belajar, sampai mereka siap memasuki dunia pekerjaan dan mempunyai keluarga sendiri. Kami bekerja keras, sudah sewajarnya anak pun sama.

Keduanya punya alasan yang cukup masuk akal. Tapi apakah harus melalui ketimpangan?. Sebenarnya tidak asalkan komunikasi antara sang anak dan orang tua cukup lancar. Apa yang dimau si anak dan bagaimana yang diharapkan orang tua harus jelas. Orang tua memang punya program untuk membesarkan si anak, tapi ingat si anak juga punya pilihan sendiri.

***Agus Muhajir. (Kendal, 19 Januari 2006).

2 Comments

Orang Sukses Jarang Nonton TV

Ada yang mengatakan bahwa kalau kita ingin sukses janganlah terlalu sering nonton televisi. Kenapa bisa begitu?, bukankah TV adalah sumber segudang informasi yang dapat langsung kita dapatkan. Beragam acara mulai dari pengetahuan sampai hiburan, ada semua disini. Lengka sudah, kita tinggal duduk di depan TV, maka semua informasi bisa kita dapatkan.

Ini ada benarnya juga, sebab yang menentukan kita ingin sukses atau tidak hanyalah diri kita sendiri. TV hanyalah salah satu media diluar diri kita sendiri, selain percaya diri, yakin dan lain sebagainya. Mungkin aspek yang dipilih – pilih untuk mendapatkan informasi dari TV, mungkin hanya hiburan saja yang kita inginkan atau hanya berita – berita saja. Mungkin kita bisa disebut gaul pada bidang – bidang tertentu, tapi tidak dalam hal lain. Sebab untuk sukses tidaklah cukup hanya mengejar satu bidang saja.

Orang sukses harus mempunyai kemampuan – kemampuan yang ekstra, dimana dia bisa mengolah pola – pola dan langkah – langkah menuju cita – cita.

Mendapatkan informasi secara instan dari TV, menjadikan kita malas untuk berburu informasi. Disini kita hanya akan diacukan pada channel – channel TV saja. Kalau kita tidak suka, ya sudah ganti yang lain. Padahal untuk menuju kesuksesan, kita dipaksa untuk menyukai sesuatu yang tidak kita sukai lho.

Pola hidup rumahan. Ini terbukti dengan keterbatasan interaksi satu arah saja, antara TV dan seseorang. Sebab kita memang dipaksa oleh TV untuk menyimak, bukan untuk me-request yang kita inginkan kemudian diolah oleh TV.

Pola – pola merusak diri. Hal ini terlihat dengan maraknya acara – acara di TV, yang lebih mementingkan tren saja. Misalkan tayangan misteri, dan lain sebagainya. Bentuk pola tersebut adalah kita menjadi menyalahkan apa yang mereka tayangkan. Padahal TV hanyalah memberikan bentuk pilihan – pilihan yang beragam, suka atau tidak kita tinggal ganti channel saja.

TV cepat dalam hal berita, tidak juga. Masih banyak media lain yang dapat mempercepat informasi, misal internet dan mulut-ke-mulut.

Daripada – daripada, mendingan – mendingan. Menunggu informasi sampai tayang di TV terkadang membuat kita tidak sabar. Mending kita mencari dalam koran, majalah atau internet saja.

***Agus Muhajir. (Kendal, 30 April 2006).

Leave a comment

Kenapa Kita Jatuh ?, Supaya Kita Belajar Berdiri Lagi

Dalam mengarungi kehidupan di dunia ini, kita pasti akan mengalami yang namanya jatuh bangun.Hal ini adalah wajar dan alami. Ini merupakan suatu seni kehidupan yang pasti dialami oleh semua orang. Tanpa adanya ini, hidup kita terkesan hambar dan membosankan.

Lalu apakah kita menciptakan keadaan semuanya itu, dimana kita selalu berdiri atau selalu jatuh?. Menurut saya, iya. Kita secara tidak sadar telah mengharapkan hal – hal tersebut. Tapi terkadang dari dampak yang ditimbulkan, baik itu berupa kesuksesan maupun kegagalan, kita kurang mengambil hikmahnya. Bisa dikatakan, kita semua terlalu mengambil hikmah jika kita sedang gagal atau dalam tahap keterpurukan. Dan tidak pada keadaan dimana kita sedang sukses atau berdiri. Alangkah baiknya dalam keadaan ini kita mensyukuri karunia yang ada, sehingga saat kita jatuh, tidak terlalu berat. Atau paling tidak saat kita jatuh tidak bertubi – tubi. Dan tidak jatuh, tertimpa tangga lagi.

Kita lihat satu sisi dahulu yang paling dominan, yakni saat kita jatuh, gagal atau terpuruk. Saat kita sedang jatuh, harusnya kita cepat – cepat menyadarinya. Seperti mempelajari hikmah yang ada dan cepat berpikir dan bergerak untuk berdiri lagi. Meratapi nasib hanyalah menatap masa lalu, sedangkan masa depan akan berbeda dengan sekarang. Maka dari itu, jika diantara kita sedang jatuh, cobalah untuk introspeksi diri dan bergegaslah untuk bangun. Karena kita hidup adalah berani menerima tantangan yang ada. Baik itu tantangan jaman, ekonomi, intelektual dan lain sebagainya.

Benarkah seperti itu?.

***Agus Muhajir. (Kendal, 14 Mei 2006).

Leave a comment

Arti Bunga Mawar

Semua orang sudah tahu kalau bunga mawar adalah bunga cinta. Katakan saja dengan bunga, bila anda menyatakannya dengan serius.

Banyak sekali warna bunga mawar antara lain merah, pink, kuning, putih dan lain sebagainya. Tapi yang paling populer dan sering digunakan adalah yang berwarna putih, merah, kuning dan putih.

Berikut makna dari warna – warnanya,

Warna Putih : Hormat atau merasa kagum

Warna Merah : Sedang tergila – gila pada cinta

Warna Kuning : Cemburu

Warna Putih dan Kuning : Berdamai

Sedangkan jumlah kuntumnya, tidak boleh sembarangan. Maka dari itu, meskipun sekarang anda sudah tahu akan aturan ini, kasih tahu juga kepada pasangan agar tahu akan “bahasa isyarat” ini 😉 jika belum tahu. Semoga anda sekalian selalu dilimpahi kebahagiaan.

Arti jumlah kuntum mawar dalam satu ikat :

1 : Satu – satunya

2. : Dunia untuk berdua

3 : Aku cinta padamu

4 : Perjanjian sehidup semati

5 : Tanpa sesal

6 : Sesuai kemauan

7 : Melambangkan doa tanpa batas

8 : Mohon maafkan aku

9 : Seumur hidup

10 : Sempurna

11 : Sepenuh hati

12 : Hati bertemu hati

(Terinispirasi oleh sebuah film mandarin, dengan bintang utama ‘Gigi Leung’).

***Agus Muhajir. (Kendal, 24 Agustus 2005).

Leave a comment

%d bloggers like this: